IndonésiaMagazine RádiuWarta Malam

BNCTL – Perusahaan Lokal Bunga

Dili – Bank nasional perdagangan Timor Leste diminta untuk memfasilitasi pengusaha lokal dalam mengurus kredit, dan memberikan bunga pinjaman yang kecil.

Permintaan itu disampaikan oleh direktur perusahaan acelda unipesoal lda-Higino Da Costa Freitas di aula pertemuan oka rudal 7984 hudilaran dili senin ini.

Dikatakan, bank nasional perdagangan timor leste selama ini yang memfasilitasi perusahaan lokal untuk melaksanakan proyeknya dengan baik melalui pinjam kredit, namun dianggap suku bunganya sangat besar dan proses pencairan kredit sangat lambat.

Selain itu ia juga meminta kepada kementerian keuangan untuk tidak mempersulit dokumen perusahaan ketika ingin mengimpor produk lokal keluar negeri.

Hal senada, juga disampaikan oleh direktur perusahaan vertude uni pesoal lda. Guelmino De Carvalho dengan mengatakan, kredit dari BNCTL itu sangat membantu para pengusaha local, namun pemerintah juga harus mengontrol pembayaran pajak di kementerian kekuangan dan aportil.ip.

Sementara itu; wakil ketua kamar dagang industri Timor Leste-CCITL Herguelinha Fernandes Alves mengatakan, selama ini CCITL juga memberikan peluang untuk semua pengusaha lokal untuk mengakses kredit di bank nasional perdagangan Timor Leste, untuk mengimplementasi proyek pemerintah termasuk invetasi komersial.

Menanggapi hal itu; ketua dewan administrasi BNCTL Antonio Vitor mengatakan, sistem pelayanan selama ini berjalan baik dan apabila prosesnya terlambat itu karena memang beberapa dokumen dari perusahaan yang belum dilengkapi.

Sementara; untuk bunga pinjaman, Antonio Vitor menjelaskan, pada lima tahun sebelumnya BNCTL mengimplementasikan bunga kredit 12 persen, namun saat ini sudah menurun menjadi 10 persen.

Total perusahaan lokal yang mengakses kredit di bank nasional perdagangan Timor Leste –BNCTL sebanyak 27 ribu lebih perusahaan, dengan total dana senilai seratus 52 juta dolar amerika.

(Bety/Eko)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button